Sudah hampir dua minggu Nadine setia menemani Daniel menjalani pengobatannya. Meskipun begitu hubungannya belum ada kemajuan yang berarti. suaminya masih enggan bercengkramah dengan dirinya, ia besyukur tak lagi mendapati teriakan atau kata-kata pedas setelah suaminya membentak dirinya di depan Yoga beberapa hari yang lalu. Entah keman perginya kata-kata tajam itu, tapi itu cukup membuat Nadine senang, ia berharap hubungannya dengan Daniel bisa segera membaik. “mas__” panggil Nadine terputus kala memasuki ruangan suaminya mendapati Sisaka menjaga suaminya seorang diri. “kamu gimana sih gak becus banget jadi istri, udah tau suaminya sedang sakit kamu mala keluyuran gak jelas, kamu udah gak niat yah ngurursin suami kamu, atau udah bosen jadi istrinya mas Daniel, asal kamu tau kalau pun mas

