Nadine menuliskan catatan resep obat yang akan diminum untuk suaminya, karena biasanya dirinya yang selalu menyediakan ketika suaminya akan minum obat. “kira-kira ada yang kurang lagi gak mas?” tanyanya sambil membantu suaminya mengepak barang, tidak banyak memang tapi karena dirinya takut hal-hal terjadi diluar dugaan. Setelah mendapat izin dari fisioterapisnya Daniel mempersiapkan keberangkatannya, rasanya tak enak bila terjadi sesuatu dengan karyawannya dia tak ambil tindakan cepat. “udah gak perlu banyak, aku gak lama” “enggak kok mas cuma satu koper kecil, semuanya udah ada di sini” “biasanya aku cuma bawa ransel doang malah” “kamu butuh obat, vitamin kalsium, minyak ikan__” Cup “makasih yah, aku gak tau gimana jadinya kalau kamu gak stay di samping aku” “iya mas, Nadine ikh

