Bagian 43

2595 Kata

Setelah melakukan ibadah wajibnya Nadine melakukan munajat dalam diamnya disertai air mata yang tak berhenti mengalir meminta pertolongan, meminta agar di panjangkan jodohnya bersama Daniel. ia masih memiliki segudang cinta untuk suaminya, kendati hatinya masih basah karena luka yang ditorehkan oleh laki-laki yang dicintainya. Nadine belum kuasa mengucapkan apapun pada kedua orang tuanya, ia hanya mengatakn dirinya baik-baik saja. Nadine menutupi lukanya seorang diri, bahkan sakit di telapak kakinya seolah tertutupi pedihnya luka tersebut, ia sedikit terhibur dengan perannya menjadi seorang ibu hamil. Meskipun tak ada yang mengetahui saat ini selain Yoga. Sambil mengusap peut ratanya Nadine mencoba memikirkan baik-baik perkataan Yoga malam itu, ia mencoba memanipulasi otaknya agar selalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN