Nadine menyalami tangan kedua orang tuanya penuh takzim “ma doakan langkah Nadine yah, semoga Nadine bisa menata kehidupan yang lebih baik” “kamu hati-hati yah nang, jangan lupa makan yang teratur jaga cucu mama baik-baik mama akan sering mengunjungi kamu nang” “iya ma, Nadine ingat pesan mama Nadine berangkat dulu” ucap Nadine mengecup tangan yang dengan telaten merawat dirinya dulu “kamu jagain mama yah, untuk sementara waktu mbak gak bisa merawat mama” “iya mbak, yang penting mbak tenang dulu, Ara gak mau mbak nangis kaya kemarin, mbak harus berbahagia dan menemukan pengganti laki-laki itu” “mbak mau fokus sama anak-anak mbak dulu” ucap Nadine mengusap pundak adiknya “ma, Ara mbak berangkat dulu bareng papa, mama cepat sembuh yah jangan sakit lagi” Setelah memergoki suaminy

