Meskipun ini adalah pernikahan kedua bagi Nadine dan Daniel tak membuat keduanya melewati masa-masa pingitan, sebenarnya Daniel merasa keberatan dengan hal itu pasalnya dirinya tak bisa berjumpa dengan ketiga anaknya. Pertemuannya hanya sebatas video call ataupun mengantar ke sekolah. Orang tua mereka begitu menjaga Nadine hingga Daniel tak pernah sekalipun melihat paras calon istrinya itu, sementara pekerjaannya sebagai direktur ia kerjakan dari rumah. “rasanya lama banget nunggu besok pagi” ucap Daniel pada ponselnya “enggak kok mas beberapa jam lagi, mas tidur gih besok malah gak semangat ijab kabulnya” “kok mas deg-degan yah, prasaan ini bukan yang pertama untuk mas” “sama Nadine juga” ucapnya menahan senyum “mas gak boleh lihat wajah kamu nih ceritanya, kan gak ada yang tau sela

