26. GAK MUNGKIN

1178 Kata

Alif terus berlari menyusuri lorong rumah sakit diikuti Sam di belakangnya. Sekarang yang ada dipikirannya hanya satu, yaitu bertemu dengan Ina dan meminta maaf dengan gadis itu. Saat telah tiba di ruangan Ina, napas Alif tidak beraturan, dadanya sangat sesak saat melihat Ina terbaring lemas di sana. Perlahan Alif memutar knop pintu dan melangkahkan kakinya yang terasa sangat berat. Hatinya bergetar, keringat dingin mengucur dari tubuhnya. Entahlah, mengingat kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan ke Ina semakin membuat dirinya menyesal tiada tara. "Ina ...," lirih Alif sambil meraih tangan Ina yang hanya dibungkus oleh kulit. Sangat kurus dan menyedihkan, kata itulah yang tepat menggambarkan kondisi Ina. Di luar, Venus dan Sam hanya memandang Alif dengan tatapan sedih dan mara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN