Diandra dan Qiandra yang hampir tertidur itu dikejutkan dengan deru mesin mobil yang berada di halaman villa. Beruntung, mereka sudah membersihkan diri dan berpakaian dengan baik. Ya, memang pada awalnya berjaga-jaga. Takut esok hari ternyata ayahnya sudah kembali. Tetapi, kembalinya sang ayah rupanya lebih cepat dari prediksinya. Qiandra meminta Diandra tenang dan ia berjalan ke luar kamar. Seolah tak terjadi apa-apa. Hanya dengan tatapan, Diandra mengerti dengan apa yang dimaksud pria itu. Ia merapikan dirinya sekali lagi. Memastikan tak ads hal yang mencurigakan. Sementara itu, Qiandra berjalan cepat menuju pantry. Membuat seolah dirinya benar-benar berjaga malam. Ia menghitung waktu hingga pintu diketuk. "Ya, Yah. Sebentar." Diandra benar-benar sangat cocok berakting. Wanita itu me

