"Cerah banget mukanya. Kenapa nih?" tanya sang ibu yang melihat senyum yang tak lepas dari bibir putri bungsunya. Diandra hanya menjawab dengan tatapan cerahnya sambil memeluk sang ibu. "Ayo cerita sama Ibu. Kenapa, hmm? Kemarin kamu masih murung, sekarang senang banget." "Seneng aja. Soalnya Di udah fit lagi sekarang." jawab Diandra sambil mengambil buah di atas meja. "Iya, deh. Ibu percaya. Kamu mau makan apa siang nanti?" "Apa aja Di mau, kok." Ada perasaan hangat di hati sang ibu saat melihat Diandra begitu cerah. Tak ada lagi gurat cemas di wajahnya. "Lho, kita kan cuma berdua, Bu. Kok nyiapin bahan-bahannya banyak banget?" tanya Diandra. "Kamu lupa? Jendra kan pulang tiap makan siang." "Ngerepotin aja!" gerutu Diandra. "Hey, jangan begitu. Jendra masih suami kamu, lho." Di

