78 - Una sang Leader

1799 Kata

"Sayang..." panggil Una sambil mengunci pintunya. "Aku cantik gak pakai ini?!" tanya setelah sampai di depan Keen. Ia memutar ujung lingerienya sehingga semakin mengangkat dan mengekpose pahanya yang mulus. "Cantik banget" sahut Keen sembari menyembunyikan ponselnya di bawah bantal. "Kesini, Sayang!" lanjutnya lagi seraya merentangkan tangannya. Una menurut ia mendekati ke arah Keen. Keen segera meraih pinggul Una di dongakkan kepalanya tepat berada di bawah buah da-da istrinya. Sedang tangan Una berjalan mengelus surai Keen yang tumbuh lebat. "Kita do'a dulu,yah" cicit Keen semakin mendusel tubuh Una Una duduk di samping suaminya. Menyelimuti tubuh keduanya supaya bisa berdo'a dengan khusuk. Setelahnya. Keen menarik Una ke tengah ranjang. Kedua tangannya meraih dua gundukkan itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN