77 - Kebohongan Bianca

1745 Kata

Keen menggeleng, kakinya melangkah keluar. Masih belum habis fikir dengan sikap Bianca yang terlihat begitu tenang sewaktu berbohong. Bahkan dia yang raja bohong ajah sampai kalah. Keen memutuskan pulang. Ia masuk ke rumah sambil tertunduk lesu. Niatnya mau mencari istrinya, langsung mau memeluk Una demi meredam rasa gelisahnya. "Assalamuaikum" sapa Keen lemah. Rumahnya sepi, gak ada tanda-tanda ada orang. Kontan ia mencari, kemana bidadari surga-nya? "Sayang...!" pekiknya memanggil Una "Aku di dapur, Yang" balas Una. Lagi sibuk mengaduk adonan kue. Tadi Mama Tika ijin tidur siang. Sementara Una gak bisa tidur, akhirnya dia mengotak-atik bahan makanan. Kebetulan masih ada tepung, gula, bubuk coklat dan coklat compound. Una jadi punya ide mau buat brownies coklat. Lumayan'kan buat cemil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN