Una telah melipat sajadahnya. Keenpun sama. Cuma bedanya habis sholat Keen berniat molor lagi. Mungkin capek habis menggenjot istrinya. Kalau Keen bisa tidur, tentu Una tidak mungkin bisa... Mengingat ia sedang di rumah mertuanya. Memang,yah... Giliran cowok tuh bisa cuek banget. Tapi beda sama cewek. Apalagi Una sudah berpengalaman sama posisinya sebagai menantu yang tinggal bersama mertuanya... Ia bahkan keingetan kebiasaan dulunya bikin Una jadi menantu yang sigap. Siap untuk membantu Tika, mengerjakan apapun yang diminta mertuanya. Katalah Una ingin berbakti kepada Tika Una keluar, mencari sosok mertuanya yang lagi asik ketawa-tawa perhatiin televisi. "Eeh... Una, sini sayang!" seru Tika nunjuk ke sofa sebelahnya. Lihat dari jauh, rambut Una agak-agak lepek gitu. Karena Una lupa ba

