26. Peringkat

1072 Kata
Pemain dengan karakter bernama Reanko sepertinya tidak terima saat melihat temannya, yaitu Reazura dikalahkan oleh Rozl. Reanko segera bersiap menyerang Rozl dengan menggunakan skill yang bernama 'Lambanier', yaitu sebuah skill yang menyerang lawan dengan melempar buah labu hallowen berelemen api dan memberikan dampak serangan ledakan yang sangat besar kepada target dan sekitarnya. "Skill yang digunakan Reanko adalah jenis skill area, kami harus menjaga jarak agar tidak terkena dampak dari pertarungan," gumam Sakti kemudian kesepuluh jarinya beradu dengan keyboard. Sakti : "Teman-teman, sebaiknya kita menjaga jarak agar tidak terkena dampak serangan." Seketika Sakti, Yoland, Anata, dan Rico pun langsung membawa karakter mereka sedikit menjauh keluar dari jarak serangan. Rozl masih berdiri kokoh, serangan dari Reanko hanya berdampak sedikit karena status defense yang dimiliki Rozl sudah mencapai level-87 dan levelnya saat ini sudah mencapai level-103. "Rozl sepertinya sangat menguasai permainan, buktinya dia dengan sangat cepat bisa meningkatkan level, padahal hanya selang beberapa jam dia sudah meningkatkan levelnya sampai level-103," gumam Sakti kagum. Reanko kembali melakukan serangan kedua. Kali ini Reanko menggunakan skill yang bernama 'Wooden Sealing' yang membuat target tersegel di dalam sebuah kurungan terbuat dari kayu. Beberapa tihang kayu dengan cepat keluar dari dalam tanah tepat mengelilingi di mana Rozl berdiri. Rozl mencoba melompat, tapi dia tidak berhasil keluar dari skill itu. Rozl terjebak di dalam kurungan kayu. Reanko : "Percuma saja, bagaimanapun kau berusaha membebaskan diri, kau akan semakin terjebak di dalam segel itu." Rozl : "Benarkah itu?! Kau sangat percaya diri...." Walaupun Rozl merupakan seorang pemain dengan job pedang, tanpa menggunakan senjatanya ia memakai skill yang bernama 'El-tarics Lv-40 Max', yaitu skill yang mampu menciptakan zona listik di area sekitarnya dengan jangkauan radius 20 meter. "Bukankah skill itu hanya bisa digunakan oleh pemain dengan job penyihir?!" gumam Sakti heran. Sakti pun langsung menanyakan kepada Rico. Sakti to Rico : "Rico, bukankah skill itu hanya untuk job penyihir?! Kenapa Rozl bisa menggunakannya?!" Rico to Sakti : "Sebenarnya, jika pemain sudah mencapai level di atas 100, pemain yang beruntung bisa mendapatkan keuntungan untuk bisa menambah job lagi." Sakti to Rico : "Jadi, Rozl adalah pemain yang bisa menggunakan dua job sekaligus?!" Rico to Sakti : "Benar...." Sakti to Rico : "Maksudmu pemain yang beruntung?!" Rico to Sakti : "Jadi, tidak semua pemain walaupun sudah mencapai level 100 bisa mendapatkan job tambahan itu?!" "Apa aku akan menjadi salah satu pemain yang beruntung itu?!" gumam Sakti dengan serius menatap layar monitor di depannya. Kemudian Sakti membaca pesan yang dikirim oleh Rico. Rico : "Oh iya, aku lupa memberitahukan kepada kalian bahwa tadi sore aku sempat menambahkan fitur peringkat. Kalian bisa melihat daftar peringkatnya di pengaturan permainan." "Hah?! Rico menambahkan fitur peringkat?!" gumam Sakti kemudian langsung membuka panel pengaturan permainan dan ia melihat ada sebuah logo bergambar piala di sana. "Siapa pemain dengan peringkat satu ya??" gumam Sakti penasaran kemudian diarahkannya kursor pada logo bergambar piala itu dan menekan tombol kiri pada mousenya. Seketika panel daftar peringkat pemain langsung muncul di layar monitor di depan Sakti. 1st : One-Ed/Lv-150 Max/Pedang/BP-653980 2nd : Se7enAmateur/Lv-100/Penembak-Pedang/BP-152000 3rd : Rozl/Lv-103/Pedang-Penyihir/BP-87376 Sakti mengetahui bahwa Rozl berada di peringkat tiga. "Ternyata nama dia masuk ke dalam tiga besar," ucap Sakti lirih bergumam. Kemudian tatapan Sakti teralihkan pada nama pemain yang berada di peringkat pertama yang bernama One-Ed. "Sebentar.... Peringkat pertama hanya memiliki satu job, sepertinya dia adalah pemain yang sangat hebat...." gumam Sakti berdecak kagum. Sakti kembali mengadu jarinya dengan keyboard di depannya. Nata : "Apa itu ada kesalahan?! Kenapa pemain di peringkat 2 levelnya lebih rendah dari pemain di peringkat 3...?!" Sakti : "Apa peringkat itu berdasarkan level pemain?" Rico : "Tidak, aku mengatur peringkat itu berdasarkan 'Battle Point' yang dimiliki pemain, bukan berdasarkan dari level yang para pemain miliki." Nata : "Apa itu 'Battle Point'? Apakah sama dengan 'Skill Point', dan bagaimana caraku mendapatkannya?" You-Land : "Berbeda dengan 'Skill Point' yang kita dapatkan setiap karakter kita naik level. 'Battle Point' itu adalah akumulasi dari level status yang dimiliki pemain, semakin tinggi level status pemain itu maka semakin tinggi juga 'Battle Point' yang dimilikinya." Nata : "Apa level status itu salah satunya seperti 'Strength', 'Deffense', dan yang lainnya? Lalu, bagaimana aku dapat meningkatkan level status itu?" Sakti : "Benar, jika kita meningkatkan level status, maka otomatis 'Battle Point' yang kita miliki juga akan bertambah, dan cara untuk meningkatkan level status bisa menggunakan 'Growth Point' yang kita dapatkan bersamaan dengan 'Skill Point' saat karakter kita naik level." You-Land : "Selain itu ada cara lain yang juga bisa menambah 'Battle Point', yaitu dengan memanfaatkan status 'Battle Point' yang ada di setiap item yang kita pasang pada karakter kita." Sakti : "Oh iya, Ketua. Berapa jumlah 'Battle Point' yang ada pada 'Calibrex'?" You-Land : "Jumlahnya 18500 'Battle Point' pada Calibrex." Rico : "Wah! Jumlah itu lumayan besar untuk satu item, karena jumlah 'Battle Point' yang ada di item langka saja tidak sampai mencapai angka lebih dari 5000." You-Land : "Tentu saja, karena Calibrex adalah salah satu item legenda yang diberikan Sakti kepadaku." Nata : "Pantas saja dua pemain itu sangat ingin memiliki pedang itu." Sementara itu, pemain bernama Rozl ternyata sudah berhasil lolos dari skill bernama 'Wooden Sealing' yang digunakan oleh Reanko. Rozl : "Aku akan menyerangmu tanpa pengampunan!" Seketika dua pedang melesat dari atas langit dan langsung menancap di atas tanah tepat di samping kiri dan kanan Rozl. Karakter bernama Rozl mengangkat kedua tangannya ke atas. Seketika sebuah bola energi berukuran sangat besar berwarna biru muncul tepat di atas kedua telapak tangan Rozl. Tulisan berwarna emas muncul tepat di atas kepala Rozl. [Legendrawind Sphere] Itulah nama skill yang digunakan oleh Rozl untuk menyerang Reanko. Rozl melemparkan bola energi itu ke arah Reanko. Reanko mulai bergerak mundur untuk menghindari serangan dari Rozl. Namun, usahanya sia-sia karena bola energi itu dengan sangat cepat melesat ke arah Reanko. Setelah bola energi raksasa berwarna biru itu perlahan menghilang, Reanko pun ikut menghilang karena 'Health Point' miliknya telah mencapai titik nol. Reanko telah dipindah ke zona hijau terdekat, yaitu tepat di dalam stadion. Rozl melangkah mendekat ke arah di mana karakter Sakti, Yoland, Rico, dan Anata berada. Rozl : "Aku ingatkan kepada kalian untuk menjaga baik-baik item legenda itu. Banyak pemai yang mencari item legenda karena 'Battle Point' di dalamnya memiliki angka yang lumayan besar dibandingkan dari item langka lainnya, apalagi pada item normal." You-Land : "Iya, kami akan lebih berhati-hati lagi.... Terima kasih sudah membantu kami mengalahkan dua pemain itu." Kemudian tanpa meninggalkan pesan apapun, Rozl langsung menghilang dari hadapan Sakti dan teman-temannya dengan menggunakan skill teleportasi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN