57. Kerjasama Ayah dan Anak

1622 Kata

"Sepertinya ini sudah larut, dan mungkin ibumu khawatir karena menyangka ayah pulang terlalu malam," ucap Pak Edwan. "Lalu, bagaimana cara Ayah pergi ke luar dan berpura-pura baru datang agar tidak ketahuan ibu?" tanya Sakti. "Begini... Kamu keluar lebih dulu dan melihat di mana ibumu saat ini, setelah itu kamu kembali dan memberitahu ayah, lalu kita atur rencana agar ibumu tidak melihat ayah berjalan menuju ke luar rumah," ucap Pak Edwan. "Baik, Yah!" ucap Sakti berbisik. Perlahan-lahan Sakti membuka pintu. "Oh iya, Sakti..." bisik Pak Edwan sehingga Sakti pun mengurungkan niatnya untuk melangkah keluar kamar. Sakti menoleh ke arah dalam kamar menatap Ayahnya lalu mengangkat kepalanya memberi isyarat tanya. "Sepertinya ayah lapar, bisakah kamu lebih dulu membawakan makanan yang tad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN