Buka Topengmu!

1212 Kata

Bola mata Bara membulat sempurna saat melihat gambar wanita cantik di ponsel Nisya. “Lana,” ujarnya tanpa sadar. Nisya yang mendengar ucapan Bara tadi sontak memutar tubuh ke arah sang suami. Ia ikut terbangun dan mendekat ke tubuh suaminya. “Siapa, Mas? Lana katamu? Aku nggak salah dengar?” Nisya lalu terbahak sambil memegangi perutnya yang ramping. “Mas jangan ngelawak, ah, malem-malem gini. Namanya Anjani, Mas, bukan Lana. Bisa-bisanya Mas membandingkan Jeng Anjani yang cantik dengan Lana yang kampungan itu.” Nisya mengerucutkan mulut. Sudah lima tahun berlalu, suaminya itu masih saja mengingat sosok Lana. Nisya pun berharap agar mereka tidak akan pernah bertemu lagi dengan Lana. Garis halus di dahi Bara masih bermunculan. Ia sangat yakin jika wanita dalam ponsel itu adalah Lana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN