"Aa~" Satu sendok penuh makanan pun meluncur ke mulut Gaffandra yang terbuka, lalu pria itu mulai mengunyah bubur ayam yang diberi topping suwiran ayam, irisan jamur, potongan daun bawang dan seledri serta bawang goreng itu dengan penuh semangat. Dua tangan kokohnya terjulur untuk memeluk erat pinggang ramping Katya yang saat ini sedang berada di atas pangkuannya. Meskipun ini adalah posisi yang tidak biasa bagi gadis itu untuk menyuapi makan seseorang, tapi Katya tidak membantah saat Gaffandra yang memintanya. Lebih tepatnya, ia malas berdebat. Lebih baik ia menyuapi pria ini sambil duduk di atas pangkuannya daripada Gaffandra yang menariknya ke atas tempat tidur. "Kenapa kamu nggak bisa tidur semalam?" tanya pria itu tiba-tiba, di sela-sela kunyahannya. "Uhm... mungkin karena aku

