EMPAT PULUH EMPAT

876 Kata

Foto-foto itu dikirimkan, Gyan tersenyum senang melihatnya. Beberapa ia kirimkan ke ponsel Aruna juga. Ah ia ingat ponsel itu mati selama beberapa hari karena pemiliknya sedang tidur panjang dan tidak tahu kapan bangun. Gyan mengambil ponsel istrinya dan dengan sengaja memakai foto bayi mereka sebagai wallpaper layar utama. Ia tersenyum puas. “Baiklah, Aruna. Kamu menang. Dia makin mirip denganku, semakin hari semakin mirip. Mungkin hanya hidungmu yang diambilnya. Tapi kamu benar juga, dia sangat menawan. Apa aku semenawan itu?” Gyan tersenyum girang sendiri. Ia baru saja selesai membersihkan Aruna. Mengelap tubuhnya dan mengganti pakaiannya. Gyan belajar di hari-hari pertama dan kemudian mahir melakukannya. Luka bekas operasi Aruna juga semakin halus, Gyan belajar membuka perban dan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN