Kondisi Aruna memburuk, masalah pada ginjalnya semakin parah. Ia pindah ke ruang ICU dan tidak ada seorangpun yang boleh masuk ke ruangannya. Semua menjadi tidak efektif karena fasilitas rumah sakit ini juga kurang memadai, ini bukan rumah sakit untuk jenis orang seperti mereka. Meski nyatanya Aruna sudah ditempatkan di ruangan paling mewah sekalipun. “Ini demi kebaikannya.” Madam kembali bersuara untuk membujuk Gyan. Kakak Aruna, terutama orang tuanya sudah minta berdiskusi agar putri mereka dipindahkan ke rumah sakit keluarga. Di sana akan lebih terjamin dan ruang tunggu keluarga lebih memadai. Mereka tidak akan bertumpuk seperti seonggok orang kekurangan uang layaknya sekarang. “Gyan, jangan pikirkan hal lain. Hanya Aruna, hanya agar dia bangun saja. Tolong jangan egois.” Yudna juga

