Can't

1203 Kata

" Ga... Galan..." ucap Zara dengan lembut ketika dengan enggan Galan melepaskan ciumannya. Kedua mata indahnya menatap sang pengawal yang nampak masih memejamkan kedua matanya dengan tangan yang salah satunya melingkar pada pinggangnya yang ramping. " Maaf..." ujar Galan akhirnya lalu menarik tangan Zara keluar dari lift yang baru saja terbuka tersebut. (" Maaf? Apa dia menyesal mencium aku? Kenapa aku sedih dia menyesal? Ini memang kesalahan, tapi... Kenapa aku nggak suka dia minta maaf?") batin Zara yang langsung menarik tangannya dari genggaman Galan dan berjalan mendahuluinya. Galan lalu mengikutinya dan Zara sendiri langsung memasuki kamar tidurnya tanpa mengucapkan apapun lagi pada Galan yang juga tidak tahu kenapa Zara mengabaikannya. (" Dia pasti marah karena aku lancang menciu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN