Zara melepaskan topeng yang dipakainya dan terperanjat kaget ketika melihat kehadiran Galan di dalam ruang ganti yang disediakan khusus untuknya. Namun bukan Zara namanya jika ia tidak bisa langsung menguasai keadaan dan langsung mengaktifkan mode congkak khas dirinya. “Ngapain kamu disini? Kamu tahu kan kalau ini ruangan khusus?” tanya Zara dengan ketus sambil melepaskan sepatunya. “Kamu sendiri ngapain disini? Ngapain tadi kamu di dalam?! Jadi ini pekerjaan kamu yang asli?” ujar Galan tak kalah ketusnya dengan pandangan yang terus mengamati setiap gerakan Zara saat ini. “Bukan urusan kamu!” “Bukan urusan aku?! Lalu kalau bukan urusan aku, ini akan menjadi urusan siapa?! Tristan? Frans? Lalu dimana mereka? Mereka lah seharusnya yang menjaga kamu agar tidak seperti wanita murahann di a

