Zara membuka matanya dan memegangi kepalanya yang masih terasa sakit setelah semalam Frans menjambaknya dengan cukup keras. Ditambah lagi dengan kulitnya yang masih terasa perih sehabis Frans menyemprotnya dengan air panas namun malah memintanya untuk menari di tiang yang membuatnya harus meliuk- liuk menggoda. Semakin ia menangis dan meringis, Frans akan semakin menyukai dan membuatnya b*******h meski ia sama sekali tidak menyentuh istrinya. “ Hari ini aku akan bawa kamu ke rumah sakit.” ucap Frans yang sudah siap dengan pakaian kerjanya. “ Entah sampai kapan aku harus menyiapkan semuanya sendirian. Kamu semakin tidak berguna saja.” sambungnya sambil mengancingkan lengan baju di pergelangan tangannya. “ Aku ketiduran, Frans. Dan kepala aku sakit banget. Aku—-“ “ Alasan… Bilang aja kal

