Palsu

1132 Kata

Sudah beberapa hari ini Galan nampak gusar dan terkadang Zara mendapatinya tengah duduk seorang diri di sofa kamar mereka. Dan kali ini Zara memberanikan diri untuk menanyakan soal ini kepada kekasihnya tersebut karena ia mulai khawatir akan sikapnya. “Sayang… Kenapa nggak tidur?” tanya Zara sambil mengulurkan tangannya pada pundak Galan yang nampak menatap layar laptopnya dengan foto mereka berdua. “Hei… Kamu kebangun juga?” ucap Galan yang menciumi telapak tangan sang kekasih dan menariknya untuk duduk di atas pangkuannya. Zara mengecup bibir Galan dengan singkat dan mengusap wajahnya penuh kasih sayang. “Aku perhatiin akhir- akhir ini kamu gelisah. Ada yang bisa aku bantu, sayang? Atau ada sesuatu yang mau kami ceritain?” Galan tersenyum dan memeluk tubuh Zara dengan cukup erat lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN