The Pain 2

1507 Kata

Zara menatap tampilan dirinya dari balik kaca dan mencoba menahan air matanya sambil sesekali menepuk lembut wajahnya dengan spons foundation untuk menutupi sembab dan memar di wajahnya. Ia sudah sangat mahir dalam hal ini karena sudah terlalu sering ia alami sejak ia mengenal Frans. " Selamat pagi, sayang." sapa Frans dengan mengusap lembut puncak kepalanya tanpa merasa bersalah sepulang ia dari jogging. " Kamu kenapa belum siap? Bukannya ini jadwal gym kamu?" sambung Frans. “ Zara… Aku sedang bicara sama kamu” sambung Frans lagi karena Tiana sama sekali tidak mempedulikannya. " Aku nggak mau kemana- mana." jawab Zara lalu berdiri dari kursi meja riasnya dan berjalan ke arah rak buku dekat meja kerja Frans. “ Apa kamu sudah sarapan?” tanya Frans lagi. “ Aku sudah minta mereka untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN