“Ayo makan.” ajak Galan ketika Zara duduk di sofanya sambil membaca buku. Galan sedikit berdehem dalam hati ketika melihat pakaian yang dikenakan Zara saat ini adalah gaun pendek berwarna nude dengan rumbai transparan yang memamerkan 75 persen bagian d**a dan perut ratanya. “Aku nggak lapar. Kamu makan aja. Aku tunggu kamu disini.” jawab Zara dengan mendongakkan kepalanya pada Galan yang berdiri tepat di hadapannya. “Kamu mau bermain mogok makan? Nggak usah kayak anak kecil. Sekarang turun dan makan malam. Aku tung—“ “Aku nggak akan keluar dari kamar ini untuk makan atau apapun sebelum aku kerjain tugas utama aku dulu untuk kamu. Lagian… Untuk itu kan aku kamu sewa?” ucap Zara dengan getir. Gerir namun itu benar adanya. “Terserah. Aku mau makan.” jawab Galan dengan cuek dan Zara pun m

