Tertawa bersama

2298 Kata

Acara pengajian dan doa bersama di gelar di aula pondok. Wanita berada di shaf kanan sedangkan pria duduk di shaf kiri, dengan kain pembatas diantara keduanya. “Khiya...tolong jaga jarak dari Gladis,” kata Farel sebelum mereka berpisah untuk duduk di shaf masing-masing. Farel tidak mengatakan kalimat apa-apa selain kalimat itu, tapi wajahnya terlihat sangat cemas. Bukan mencemaskan dirinya sendiri, Farel mencemaskan Khiya. Sejak lama Gladis mengincar istri Farel, itulah sebabnya kenapa Farel tidak pernah membuka identitas Khiya. Farel takut gadis itu membuat ulah yang membahayakan Khiya. Khiya mengangguk pelan. Setidaknya Farel bisa bernafas lega, karena Gladis tidak ikut acara malam ini. Dia sedang haid dan tidak mau ikut. Di tempat ramai, Gladis tidak akan mungkin bisa mengganggu Kh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN