Frustasi Amar menatap layar laptobnya jengah, ia tak lagi tahan atas perasaan amarahnya, tapi ia tak mampu melakukan apa-apa untuk memperjuangkan jalan cintanya, Diarra telah sepenuhnya menjadi milik Rehan, dia benar-benar tak tau lagi harapan hidupnya seperti apa, semua karyawan yang melihatnya kini ikut suram walau tak tau ada apa dengan bosnya itu, Amar menggunakan kemeja kusut, rambutnya yang acak2 an, dia terlihat menyedihkan, ia memutuskan pergi ke mushala, mengambil air wudhlu shalat dhuha, berharap Allah akan memberikan jalan yang terbaik untuknya menuntunnya melupakan wanita milik Rehan itu, didalam mushala dia melihat seorang perempuan masih shalat dan mengambil Al-Quran lalu membacanya, masih saja Amar membayangkan wanita itu Diarra, melihatnya setiap hari shalat bersamanya, me

