Ana sudah masuk sekolah seperti biasa, badannya juga udah sehat. "Ini bulan Februari ya De?" Tanya Ana pada sahabatnya saat berada di depan loker mereka. Dea menatap ponselnya, "Bukanlah An, kalender rumah lo dari zaman mana emangnya?" Tanya Dea balik dengan wajah bingung. "Oh gue kira Februari," gumam Ana pelan namun masih terdengar oleh Dea, begitu Dea tau maksud sahabatnya langsung di hampirinya Ana. "Waaahh sesuai dugaan... cieee secret admire lagi? wow banyak banget An! coklat bunga surat cinta, emang berapa banyak sih fans lo?" oceh Dea panjang kali lebar sambil mengerling jahil ke Ana. "Ish rese lu, nih ambil!" Ana menyerahkan beberapa batang coklat pada Dea. "Asiiiik!" Dea kesenengan menerima coklat dari --secret admire--- Alana. Bukan hal baru buat Dea melihat sohibnya dap

