Chapter 12

1829 Kata

Valen dan Zeesya tengah menikmati minuman yang mereka pesan di kantin sekolah, seperti biasanya mereka akan bersantsi di rooftop sekolah. "Ahhhh aku ingin kembali menjadi anak anak rasanya." ucap Zeesya membuat Valen berbalik menatap Zeesya yang tengah merentangkan kedua tangannya, menghirup udara kota yang tak terlalu segar. "Kenapa kau menginginkan hal yang tidak mungkin?." tanya Valen ingin memastikan, valen sudah paham. Zeesya pasti sangat kesulitan menghadapi saat saat seperti ini, diamana dia harus berpihak pada salah satu orang yang sama berharganya untuk dirinya. "Entahlah, mungkin hanya ingin mengenang masa kecil kita dulu." jawabnya kemudian tertawa kecil. "Apa kau masih ingat, dulu kau selalu merengek setiap kali ku jahili dan mengadu pada Devan yang saat itu tampak tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN