Chapter 13

1518 Kata

"Ka..kak?." Kedua orang tersebut langsung tersenyum simpul. "Bukannya kalian harusnya kembali be.... "Bagaimana malammu hm kau menikmatinya." Deg ❄❄❄❄ Devan merutuki kebodohannya, ia yakin sekarang kakaknya ini sudah tau kelakuan bejatnya pada putri semata wayang mereka. "Aku bisa jelaskan semuanya kak." Ucap Devan sedikit merasa sangat gugup, sedang keduanya hanya menatap Devan datar tidak paham dengan apa yang di katakannya.  "Adik macam apa kau ini ha?." Jawab Murano sambil menyilangkan kedua tangannya didada, raut wajah Murano berubah sangat serius.  Sekujur tubuh Devan rasanya menegang, harus bagaimana ia menjelaskan apa yang sudah ia lakukan dengan Valen tadi malam, pikirannya benar benar kacau tidak karuan, bahkan dia sampai gagap saat bicara.  "Ma anu maaf kak aku.....

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN