Nadia masih tiduran di dalam kamarnya dengan infus di tangannya. Karin, sudah memastikan meminum kan obat setelah makan siangnya, lalu dia bisa pergi melanjutkan kerjanya di rumah sakit. Tinggallah dia bersama dengan dua suster yang menjaganya. Nadia merasa lemas dan terus saja berbaring memejamkan mata. Dia sudah merasa lebih baik setelah meminum obat keduanya. Meski suhunya masih terasa panas, tapi setidaknya sudah lebih mending karena dia tak merasakan mual. “Sus…” Seorang wanita dengan pakaian susternya datang. “Ada apa Nona Nadia? Ada sesuatu?” “Ini jam berapa?” “Kurang lebih hampir jam satu siang.” “Felix belum datang Sus?” “Belum Nona, sejak tadi hanya saya, Suster Agnes dan Suter Mimin.” “Yah… padahal ngarepnya dateng itu orang. Yaudah deh, mau lanjut tidur aja lagi.” Nad

