Hanin sedang mencuci piring di dapur saat terdengar langkah kaki seseorang turun dari tangga. Ia menoleh sebentar, melihat Adam turun dari lantai atas dengan rambut yang masih basah karena baru selesai mandi. Hitungan detik, lalu sepasang lengan kekar melingkar diperut Hanin disusul dagu yang hinggap di bahu Hanin. "Bunda mana?" tanya Adam dengan tangan kanannya yang tidak berhenti mengelus perut ramping Hanin dari balik kaos oblong yang digunakan oleh gadis itu. Hanin menambahkan sabun cuci piring lalu tangannya bergerak lincah berduel dengan piring-piring kotor didepannya, "Barusan pergi sama adek kamu. Katanya mau ke nenek." Adam diam tidak menanggapi. Laki-laki itu bergerak menghirup bahu gadis didepannya dan mengeratkan pelukannya. "Jangan maju-maju, ish! Kaos aku kena cipratan ai

