• Gadis itu terus saja senyum-senyum mengingat kejadian tadi. Rasanya sama dengan saat pertama ia mengenali dan menyadari perasaannya sendiri saat mereka dalam perjalanan menuju Pekan Baru. Saat di hotel, di saat ia cemburu dengan Tatiana yang sering menelpon Janaka. Perasaan ambigu yang ia miliki ternyata berbuntut sampai sekarang. Lalu barusan saat ia mengucapkan sebuah kalimat di telinga Janaka, angannya ikut melambung. Ia malu sekali. Sangat! "Aku cinta kamu, Ka." Agnes geli sendiri mengingat hal itu. Sejenak perasaannya berbunga-bunga yang dikelilingi kepakan kupu-kupu. Mengungkapkan perasaan memakai bahasa Indonesia ternyata berbeda sensasinya saat Agnes pernah menyatakan hal yang sama dengan bahasa asing. Sepertinya pipinya telah kebas dan bibirnya terus bergetar karena menahan

