bc

Siapakah Aku?

book_age18+
21
IKUTI
1K
BACA
heir/heiress
mystery
like
intro-logo
Uraian

Mengisahkan kehidupan Gadis Cantika yang bernama Shanum Alfianti atau biasa di panggil Alfi. Dia adalah gadis malang yang tak pernah di anggap kehadiran nya oleh keluarga. ada yang penasaran dengan ceritanya. tetap stay terus di Dreams Ya. jangan lupa baca sampai selesai🙂Terima kasih

chap-preview
Pratinjau gratis
Prolog
Namanya Shanum Alfianti, usianya sekarang sudah 20 tahun. Lulusan Sekolah menengah Atas di Kota J, dengan nilai terbaik. Namun bukan itu yang akan kita Ceritakan. Cerita ini saya ambil dari kisah nyata. Tapi hanya sebagiannya saja. Kisah ini dimulai saat Alfi duduk di bangku SD. Di saat usia anak-anak bukankah waktunya untuk mereka bermain? Tapi tidak dengan Alfi, dia justru di kurung di dalam rumah dan tidak memiliki teman sama sekali. Sehingga waktunya lebih banyak ia habiskan untuk tidur. Alfi adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. dia memiliki kakak laki-laki pertama, dan yang kedua kakak perempuan. Panggil saja Ken untuk kakak laki-laki nya, dan Azura untuk kakak perempuannya. Kisah ini sebenarnya menceritakan tentang keadilan kasih sayang seorang orang tua. sebut saja Bapak Eko dan Ibu Mira sebagai orang tua Alfi. Ini cerita apa sih kak? Wait! Jangan di skip dulu, Bacalah! ******** Pagi ini Alfi akan berangkat ke sekolah. Singkat cerita, Kini dia sudah lulus dari sekolah Dasar dan melanjutkan ke jenjang SMP dan sudah kelas 2. "Kak, antar aku sekolah ya? kan kita searah!" kata Alfi pada Kaka Azura. "Enggak ah, bareng kak Ken aja." jawab Azura ketus. "kan kak Ken, gak searah." kata Alfi dengan raut muka cemberut. "Ya kalau gitu jalan kaki saja." jawab Azura lalu ia menyambar kunci motornya. Alfi hanya terdiam di sofa ruang tamu. Sementara Ken yang baru keluar dari kamar langsung menghampiri nya. "Ada apa? kenapa sedih?" tanya Ken menepuk bahu Alfi "enggak apa-apa kak, oh ya, kakak bisa antar aku ke sekolah. ini sudah mau jam 7." kata Alfi memohon. "boleh, Ayuk berangkat." ajak Ken. Namun saat hendak melangkahkan kakinya keluar dari rumah, Alfi sudah di panggil oleh ibunya. "Alfi, tunggu!" teriak Ibu Mira. "Iya, Bu. ada apa?" tanya Alfi. "kamu naik angkot saja, kakakmu kanmau kerja dan gak searah. sana naik angkot saja!" kata Ibu Mira ketus. "Loh, gak apa-apa loh, Bu. lagian tadi Azura di tebengi gak mau." bela Ken pada sang adik. "enggak, pokoknya Alfi naik angkot saja. sudah Ken sana kami berangkat kerja." ibu Mira mendorong Ken untuk segera berangkat. "Udah kak, Alfi naik angkot saja. kakak sana berangkat." Alfi pun mengalah, lalu ia berjalan menuju jalan raya untuk menunggu angkot. "ibu ini keterlaluan benget sih." gerutu Ken. "biar dia mandiri." jawab ibu Mira. Dengan kesal Ken pun berangkat dengan sepeda motornya. Disisi Alfi, kini dia sudah naik angkot menuju ke sekolahan. Sesampainya di sekolah, ia terlambat 5 menit da mendapat hukuman. Setelah selesai di hukum oleh guru BK, ia kembali di hukum oleh guru yang mengajar di kelasnya. Alhasil ia mendapat dua hukuman sekaligus. Pelajaran pertama ia terlewati, dan sekarang memasuki pelajaran kedua. Alfi duduk di bangkunya, teman sebangkunya bernama Jihan. "Al, kok kamu bisa telat sih?" tanya Jihan "Aku ketinggalan angkot." jawabnya "bukannya kakakmu searah sama kamu, kenapa naik angkot?" tanya Jihan penasaran. "enggak apa-apa sih, pengen naik angkot aja." jawabnya bohong. "guru datang tuh, siap-siap pelajaran selanjutnya." kata Jihan lalu mereka mengeluarkan buku. Hari sudah siang, kini saat jam pulang sekolah sudah tiba. Setelah keluar dari gerbang sekolah, Alfi kembali menuju ke halte untuk menunggu angkot. Namun saat henda menyebrang jalan, Alfi di panggil oleh Jihan. "Alfi...." teriak juga dari kejauhan. Alfi pun menoleh dan melambaikan tangannya. "Ada apa?" tanya Alfi "pulang bareng aku saja, aku bawa motor." kata Jihan. "enggak ah, Ji. aku naik angkot saja. kamu duluan lah." tolak Alfi halus. "ayolah, Al. pulang bareng aku." ajak Jihan memaksa. Setelah perdebatan panjang, akhirnya Alfi mau d antar oleh Jihan. Untung searah dengan rumah Jihan. "Al, mampir dulu ya. aku mau cari makan dulu." kata Jihan saat sudah berhenti di depot bakso. "kamu mau aku bungkusin sekalian enggak?" tanya Jihan "enggak usah, Ji. Makasih." tolak Alfi. Setelah selesai memesan bakso, Jihan dan Alfi melajukan kembali kendaraan bermotor nya. Selang 10 menit, kini mereka telah sampai di rumah alfi. "mau mampir dulu gak ji?" tanya Alfi. "enggak, Al. aku langsung pulang saja. ya udah bye bye." kata Jihan lalu ia kembali melajukan motornya Alfi masuk kedalam rumah, terlihat lebih sepi. "kemana ibu sama ayah ya?" guman Alfi. Ia pun memutuskan untuk kembali ke kamar nya dan berganti pakaian. Alfi memutuskan untuk belajar di kamar, namun tak selang lama terdnegar suara motor dari gerbang rumahnya. Alfi membuka jendelanya sedikit untuk melihat siapa yang datang. ah rupanya sang ibu dan kakaknya Azura. Alfi kemudian duduk kembali, dan melanjutkan membaca buku pelajaran nya. Namum saat hendak membuka bab selanjutnya, Alfi sudah di panggil oleh Azura. "Alfi!" panggil Azura dengan nada tinggi. "iya kak," jawab Alfi yang berlari menuju sang kakak. Dengan nafas ngos-ngosan."Ada apa kak?" tanya Alfi. "bawakan semua barang-barang aku ke kamar." perintah azura. "sekalian punya ibu." timpal ibunya. Alfi hanya mengangguk lalu membawa beberapa paper bag itu kedalam kamar sang kakak dan ibunya. {Ya Allah, Nasib apa yah Engkau berikan pada hamba mu ini. kenapa jalan hidup hamba seperti ini, apa hamba ini bukan anak kandung orang tua hamba sekarang Ya Allah. lalu siapakah hamba ini sebenarnya Ya Allah.} batin Alfi meratapi nasibnya. "Sabar Alfi, semua kan indah pada waktunya!" ucapnya lirih. Setelah menaruh semua paper bag itu,. Alfi kembali ke kamarnya. Namum lagi-lagi ia kembali di panggil oleh sang ibu. "Alfi!" teriak nya. Alfi segera berlari menuju di mana ibunya berada. "ada apa, Bu?" tanya Alfi menunduk. "buatkan kita jus Jeruk!" . . . . . Sedikit dulu ya, jangan lupa untuk terus pantengin cerita ini. Terima Kasih . Sehat selalu untuk kalian para pembaca Dreame. Salam sehat dari saya!

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
4.2K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
52.9K
bc

OM DEWA [LENGKAP]

read
6.2K
bc

Menyala Istri Sah!

read
2.7K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.2K
bc

Desahan Sang Biduan

read
55.8K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
15.6K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook