bc

I Found You Babu

book_age18+
13
IKUTI
1K
BACA
love-triangle
family
HE
friends to lovers
kickass heroine
heir/heiress
blue collar
drama
tragedy
sweet
lighthearted
serious
kicking
city
childhood crush
polygamy
like
intro-logo
Uraian

Irenee selalu hidup dalam bayang-bayang dua laki-laki paling populer di sekolah—kakak kembarnya Darrell, dan sepupunya Sean. Dan di antara mereka, ada satu nama yang tak pernah bisa ia lupakan: Reyhan.Cinta pertama Irenee.Alasan sebenarnya ia memaksa masuk ke SMA yang sama. Dengan berbagai cara, Irenee terus berusaha mendekati Reyhan. Menempel pada Darrell. Mengikuti Sean. Menelan ejekan, cibiran, bahkan bullyan dari para penggemar mereka. Namun semua itu sia-sia—karena Reyhan tidak pernah benar-benar melihatnya.Sampai suatu hari, Irenee melihat sesuatu yang menghancurkan egonya.Reyhan tersenyum… pada gadis lain.Bukan gadis populer. Bukan siapa-siapa. Hanya seorang gadis culun.Dan di situlah, untuk pertama kalinya, Irenee kehilangan kendali.Di tengah kantin yang penuh pasang mata, ia melakukan sesuatu yang tak masuk akal—mendekati Azam, laki-laki yang selalu jadi bahan ejekan.Laki-laki yang dipanggil “babu”.Dan tanpa berpikir panjang, Irenee membuat keputusan yang mengubah hidup mereka berdua.“Mulai sekarang kita jadian.”Awalnya hanya pelampiasan. Hanya permainan. Hanya cara untuk membuktikan sesuatu.Tapi bagaimana jika… Azam bukan sekadar “babu”?Bagaimana jika di balik sikap diamnya, ada sesuatu yang jauh lebih dalam dari yang Irenee kira?Dan bagaimana jika, tanpa sadar…Irenee benar-benar menemukan hatinya di tempat yang paling tidak terduga?

chap-preview
Pratinjau gratis
Murid Baru
Semua mata memandang seorang gadis yang turun dari sebuah mobil sport. Ia berjalan menggoda menyusuri koridor memakai kacamata dan pakaian branded yang seksi. Saat perempuan itu tersenyum semua murid laki-laki akan melongo. Irenee (bacanya Airin) mengibaskan rambut pirangnya dengan tersenyum dan melambaikan tangannya. Dia berbangga diri layaknya selebriti. "Anjirr... Bidadari." "Murid baru?" "Ayu tenan.." "Kok ada Bule??" "Ya ampun jodoh gua.." "Astagfirullah itu artis??" "Geulis" Begitulah bisik-bisik para murid murid laki-laki. Sedangkan murid perempuan sendiri sebagian ada yang sirik sebagian ada yang memuji. "I Found You!!" kata Irenee pelan. Dia langsung berlari ke arah laki-laki yang dicarinya. Darrell kembarannya. "Arrell!" teriak Irenee. Dia langsung melompat dan memeluk kakak kembarnya itu. Darrell kaget mendapati Irenee adiknya berada di sekolahannya. Belum sempat Darrell membalas pelukannya "Sean I miss you." kata Irenee yang langsung memeluk Sean. Sean balas memeluk Irenee. "Hy," sapa Irenee ke Reyhan. Reyhan diam dan menanggapinya dengan senyumnya. Irenee ingin memeluknya. Tapi dia sadar dia tidak ingin di cap kegatelan sama Reyhan Cinta sekaligus patah hati pertamanya. "Kamu ngapain disini?" tanya Darrell. "Irenee kan kangen Arrell. Emang Arrell nggak kangen?" tanya manja Irenee, kini dia langsung merangkul kakaknya itu. Darrell melirik Irenee tak suka. Irenee tau itu. Kakaknya sangat membenci Arrell di depan umum. "Btw, Irenee mulai sekarang sekolah disini loh. Sekelas sama Darrell." Rubahnya cepat. Darrell menghela nafas, dia jelas hafal sekali kalau adiknya ini pindah karena Reyhan laki-laki di sampingnya itu. "Darrell..." teriak seorang perempuan. Sekali lagi Darrell menghela nafas. Kenapa perempuan yang mengelilinginya selalu mengganggunya. Seharusnya perempuan itu bersikap seperti mèrenya (ibunya) cantik anggun berkelas. Kenapa yang mengelilinginya selalu menguji kesabarannya. Perempuan itu langsung menerjang Irenee. Dia menarik Irenee agar melepaskan pelukannya terhadap Darrell. Perempuan itu langsung menampar Irenee. Semua orang mendekat melihat kejadian tersebut bahkan ada yang yang merekamnya. Sean sendiri langsung memegang pipinya. Terlebih Darrell. Dia menatap marah perempuan yang berstatus pacarnya itu. Oh Darrell pikir ini kesempatan yang bagus untuk mengakhiri hubungannya. Dia langsung melihat adiknya yang sudah jambak-jambak an. Bisa mati dirinya di bunuh Dadynya jika tau putri kesayangannya sedang berantem seperti itu. Darrell menarik Irenee dan memeluknya lalu menatap tajam perempuan di depannya. "Kita putus." kata tajam Darrell. Ia langsung berbalik pergi. Perempuan itu mengejar Darrell. "Nggak mau! Aku nggak mau putus." kata perempuan itu. Darrell berjalan cuek bersama Irenee di pelukannya, Irene tersenyum mengejek kepada perempuan itu. ****❤**** Bukan Irenee namanya jika dia tidak bisa mencari teman dan langsung terkenal seketika. Bahkan banyak laki-laki yang sangat mengidolakan Irenee tapi terpaksa harus mundur karena Darrell sang most wasted selalu di sampingnya. Lebih tepatnya Irenee yang menempeli Darrell kemana-mana. Seperti saat ini Irenee makan siang di samping Darrell, dan teman-temannya. Irenee bercanda dengan Sean. Sampai tertawa terbahak-bahak. Irenee sendiri heran mungkin saat orangtuanya mengandung dulu jiwa Darrell dan Sean tertukar. Harusnya Sean dan Irenee lebih tepat di sebut saudara kembar di banding dengan Darrel. Tetapi, jika Irenee dibiarkan memilih dia akan tetap memilih Darrell sebagai saudaranya. Seorang perempuan tiba tiba duduk di samping Sean. Dan merangkulnya. "Beb..." panggil perempuan itu. Dia langsung menatap Irenee dan Sean. "Kenalin Irenee, Irenee ini Gisell." "Kalian udah jadian?" tanya Reyhan. Sean menggeleng lalu merangkul Gisell. "Irenee." "Gisell." Mereka berdua berjabat tangan. "Dia ini sepupuku beb, kembarannya Darrell." jelas Sean. Gisell langsung melotot kaget. "Seriuss??" Irenee menganguk. "Mirip nggak?" tanyanya sembati menempelkan mukanya dengan Darrell. "Mirip... Tapi cantikan lu sih" sambung Gisell lagi. "Kalo gue cewek juga cantikan gue " Saut Darrell. Gisell menatap terpengarah Darrell yang hampir tidak pernah mengobrol dengannya kini ikut nimbrung. "Yuk gue ajak keliling." ajak Gisell. Irenee menyanggupinya. Mereka langsung berkeliling berdua. Sudah banyak pasang mata yang menatap mereka berdua. "Lo nggak mau kenalin gue ke temen-temen lo?" tanya Irenee. "Maunya sih gitu tapi, gue cuma punya 1 temen. Orangnya lagi nggak masuk sekolah. " jelas Gisell. "Satu???" tanya Irenee syok. "Ya gimana ya, yang nggak suka sama gue banyak." "Kenapa?" "Sean." jawab Gisell "Emang kenapa sama Sean?" "You know lah, Sean sepupu lo itu anak pemilik sekolahan ini. Ganteng tajir. Temen-temennya aja keren-keren. Mana kumpulannya Sean yang nggak ganteng??" "Emang Reyhan ganteng sih." Irenee masih tidak sadar dengan ucapannya padahal Gisell sudah menatapnya penasaran. "Reyhan??" "Darrell juga." tambah Irenee canggung. "Lo naksir Reyhan?" Irenee langsung menutup mulut Gisell. "Sst... Jangan nyebar gosip deh." Setelah dirasa Gisell akan diam barulah Irenee melepaskan tangannya. "Tenang gue bisa jaga rahasia. Coba ceritain" pinta Gisel penasaran. "Dih.. Ya lo aja lanjutin yang tadi, Sean kenapa?" "Sean ya, dia nggak pernah pacaran lebih dari 2 minggu. Yang paling lama itu sama Rasya. Temennya mantannya Darrell yang berkelahi sama lo kemaren. Dia pacaran sampe 3 minggu. Jadi mereka iri lah sama gue yang selalu sama Sean." lanjut Gisel. Irenee menganguk mengerti. "Oh ya, btw Darrell kok bisa sih pacaran sama cewek itu siapa namanya?" "Mira." jawab Gisel "Iya Mira. Cewek itu ya yang ngajakin Darrell pacaran?" "Mira yang nembak Darrell. Darrell terpaksa aja nerima dia." "Oh ya?? Kata siapa??" saut seseorang yang sudah berada di belakang. Irenee mengenal perempuan itu Mira. Mantan kakaknya. Irenee sudah punya firasat nggak enak. Dia langsung menarik Gisel berlari. "Kejar.." teriak perempuan itu. Gisel mendorong Irenee untuk masuk perpustakaan. "Lo sembunyi disini. Biar gue cari Sean sama Darrell." "Tapi lo?" "Sst.. Tenang aja. Gua gpp. Lo aman disini." Setelah mengatakan itu Gisell langsung berlari. Tapi, 2 dari personil Mira masuk ke perpustakaan. ****❤**** Setelah bangun tidur dan sholat Azam langsung membantu ibunya untuk membuat kue yang di titipkan di pasar dan kantin sekolahannya. "Kak Azam, jajannya ibu titipin juga di kantin sekolahannya Nisya." "Risky juga mau kok kak." Azam langsung memeluk kedua adiknya yang masih Sd dan Smp itu. "Kalian belajar aja yang pinter. Bantuin jualan ibu di rumah aja." "Bener kata kak Azam. Yaudah kalian berangkat sekolah sana." Mereka segera menyalimi ibunya. Sesampainya di sekolahan Azam langsung menitipkan kue di kantin sekolah. Ia pun melihat teman-temannya berlari menuju koridorr "Yuk lihat... Mira lagi berantem." ujar seorang anak yang berlari. Azam tidak terlalu peduli toh mereka hanya akan suka membullynya dengan sebutan Babu, Orang miskin, tukang gratisan, entah berapa banyak ejekan lagi. "Bu saya nitip ya." ujar Azam sopan. "Iya mas Azam." "Makasih ya bu." Ujar Azam. Setelah itu dia langsung menuju kelasnya dan belajar tetapi di tengah koridor seseorang memanggilnya. "Zam nanti tolong beresin perpus ya, gua bayar kok. Gue mau lihat murid baru dulu." Setelah mengatakannya anak laki-laki itu langsung berlari pergi. Azam menganguk menyanggupinya. Seperti itulah kegiatan Azam sehari-hari. Awalnya Azam ikhlas menolong lahir dan batin. Tetapi akhirnya orang-orang yang meminta tolong kepadanya malah memberikannya upah. Mangkanya julukan babu melekat padanya. Setelah mendengarkan pelajaran, Azam langsung pergi ke perpus beres-beres. Tetapi baru sebentar dia sudah mendengar suara orang masuk. Perempuan itu melihatnya kaget. Dia langsung menarik Azam dan menempelkan telapak tangannya untuk menutup mulut Azam. "Diemm.." bisik gadis di depannya itu. Azam menurut. Jantungnya berdebar keras. Baru pertama kali seumur hidupnya Azam dekat dengan perempuan seperti ini. Azam menatap mata biru itu. "Kayaknya nggak disini deh." "Yaudah kita keluar aja." Setelah dirasa dua perempuan itu pergi Irenee bisa bernafas lega. Bukannya dia takut. Tapi mustahil bisa menang melawan 5 orang sedangkan dia sendiri. Irenee berdoa supaya Gisel aman-aman aja. Dan segera bertemu Darrell. Irenee melepaskan tangannya yang menutup mulut laki-laki di depannya. Dia membetulkan rambutnya sembari menatap laki laki di depannya yang sedari tadi menatapnya tanpa kedip.  "Thanks." ucap perempuan itu dengan tersenyum miring. Tapi laki-laki di depannya masih terdiam melihatnya. "Hallo.." kata Irenee lagi dengan melambaikan tangannya di depan mata laki-laki itu. "Irenee.." teriak seorang laki-laki. Irenee hafal betul jika suara tadi milik Sean. "Hoy Babu!!! lo ngapain Irenee? Lo mau gue keluarin dari sekolah?" tanya Sean judes. "Sean, Dia nolongin gue." "Alah.. Modus doang itu." "Kamu baik-baik aja?" potong Darrell cepat. "Maaf." Tambah Darrell. "Tomorrow, find the right girlfriend." kata Irenee kesal. Setelah itu ia langsung meninggalkan Sean dan Darrell.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
194.6K
bc

Kali kedua

read
222.3K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
12.3K
bc

Video Pernikahan Papa

read
12.6K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
46.1K
bc

TERNODA

read
202.3K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
236.7K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook