BAB 16 Sebuah Luka

1065 Kata

BAB 16 Sebuah Luka Cahaya bulan menjadi redup. Tertutup awan hitam yang tiba-tiba menggulung membuat langit semakin gelap. Lampu-lampu gantung di pinggir jalan bergerak seiring dengan kecepatan angin yang menerpa. Menciptakan kebisingan di telinga sang peniti jalan. Naya sesekali terisak. Dirinya sama sekali tidak menyangka, Sarah akan mendatanginya. Ia teringat pertemuan pertamanya dengan Sarah. Perempuan itu memperkenalkan diri sebagai ‘mantan fans Gasta’, seorang yang sempat dicemburuinya. Fatih mengantar Naya sampai di tempat kos. Laki-laki itu menunggu di luar pagar sampai Naya masuk ke kamarnya. Sepanjang perjalanan, Fatih enggan bertanya. Ia membiarkan Naya menenangkan diri terlebih dahulu. Bukannya masuk, Naya justru menghampiri kursi taman di halaman kos, lalu mendaratkan bada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN