BAB 19 Pengalaman Baru

2122 Kata

BAB 19 Pengalaman Baru Sepanjang perjalanan menuju taman, Naya hanya terdiam. Dia menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi di samping kemudi. Sesekali matanya terpejam. “Kalau kamu capai, mendingan kita pulang aja, Nay,” ucap Fatih memecah keheningan. Naya menoleh ke arah Fatih. Bibirnya sedikit melengkung. “Aku nggak apa-apa, Mas Fatih,” ujarnya. Entah yang ke berapa kalinya, Fatih kembali mengeratkan genggamannya pada tangan Naya. “Maaf kalau aku terlalu merepotkan,” desis Naya. “Nggak, kok.” Tak lama, mereka sampai pada tempat tujuan. Fatih memarkirkan mobilnya dan mereka turun bersamaan. Setelah mengunci mobil, Fatih mendekati Naya dan merangkul perempuan dengan hoodie kebesarannya. Naya terlihat lucu mengenakan jaket itu. Naya benar-benar merasa nyaman berada di sebelah F

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN