Bab 127 : Rainy oh Rainy

1599 Kata

Ini bukan halusinasi. Akram mengonfirmasinya sendiri bahwa perempuan itu memang Mia—sang mantan istri. Akram menyugar rambutnya. Ia kian gusar. “Kamu ngapain di situ, Kram?” Delia datang di waktu krusial Akram. Tanpa ragu ia berjalan maju mendekati Akram yang berdiri seorang diri. Sejak tadi ia pun mencarinya. “Cari angin, Kak.” sambar Akram sekenanya. Ia sedikit menghindari Delia. “Kamu ngejar, Mia? Tadi beneran Mia?” Seolah mampu membaca gelagat aneh adiknya, Delia menangkap basah semuanya. “Kram ....” “Aku mau sendiri, Kak. Maaf aku nggak bisa ke dalem.” “Makan dulu paling nggak. Jaga tubuh kamu,” protes Delia yang sangat yakin Akram belum menyantap apa-apa untuk makan malamnya. “Ntar, Kak. Aku langsung balik ke hotel, ya.” Delia meski khawatir tetap berusaha menahan diri. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN