Bab 123 : Biar Tetap Jadi Misteri

1143 Kata

“Maksudnya apa, Kak?” tanya Mia memegang secarik kertas yang dibawa Zaki. Hatinya kebas membaca susunan per kata yang ada di sana. “Akram gugat cerai kamu, Mi. Dia udah daftarin ke pengadilan dan udah ada panggilan sidang kedua,” terang Frans mewakili. Ia sudah lebih dulu mendengar cerita dari ayahnya lewat telepon. “Nggak mungkin, Kak. Nggak mungkin Mas Akram tega begini.” “Fakta ama bukti yang bicara, Mia. Kamu masih mau ngelak?” Mia terus menggeleng. Baginya itu sangat mustahil. Akram semarah apa pun tidak akan sampai meninggalkannya. Pemuda itu sudah berjanji akan selalu menunggu. “Kamu udah cek semua, Frans? Yakin tuh?” Humaira ikut menyela pembicaraan di ruang tengah itu. “Udah, Ra. Udah valid.” “Terus kamu dapat ini dari siapa, Zak? Om Agit?” “Iya, Kak. Aku tuh dititipin pas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN