Bab 124 : Menghapusnya Selamanya

1308 Kata

Waktu seolah menjadi obat terampuh untuk luka melepuh di hati Akram. Ia tak membiarkan sedikit saja rutinitasnya terganggu akibat luka itu. Ia sibukkan diri sesibuk-sibuknya sampai benar-benar bisa melupakan semuanya. Kota Magelang yang menjadi tempatnya menempuh perjalanan sepi tak lagi ia jejaki. Lepas dari sidang ketiga perceraiannya dengan Mia, setelah seorang petugas tanpa ampun memberinya gelar baru—kembali lajang, ia masih baik-baik saja. Baginya, waktu yang ia punya hanya akan ia gunakan untuk bekerja. Tidak lagi memikirkan tentang cinta apalagi perempuan yang senantiasa ada di relung hatinya. Cukup aneh memang karena sejatinya nama itu terus tersemat bahkan di saat ia sekarat—berdarah-darah mengabaikan semua selama tinggal di Jogja bersama Valga dan Delia. Sudah cukup lama Valg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN