Aku sengaja meminta Bima untuk menunda berbicara tentang keseriusannya padaku dengan Ayah hingga acara pernikahan Mas Dirga selesai. Tentu saja semuanya agar kepala Ayah nggak semakin membesar karena memikirkan anak-anaknya. Yang satu tinggal menyelesaikan acara pernikahannya, yang satunya lagi ngebet minta dikawinin. Bisa kumat darah tinggi Ayah gara-gara memikirkan anak-anaknya. Hari ini adalah hari pernikahan Mas Dirga. Aku sudah berada di Semarang sejak tiga hari yang lalu, sedangkan Bima baru datang kemarin malam. Dia datang sendiri, karena kedua orang tuanya akan menyusul datang hari ini, tepat saat acara berlangsung. Aku merasa lega karena di acara Mas Dirga ini, aku nggak terlalu turut pusing memikirkan acara. Nggak seperti saat acara pernikahan Rana dulu. Aku mengurus hampir sel

