"Kenapa kamu membawanya kesini?" Usai meraih Aura kedalam gendonganku, tanpa ampun aku langsung mencecar Rafli. Dulu aku mempercayai Raka dan Mbak Chandra, sering menanyakan kabar Raka melalui Mbak Chandra, hingga akhirnya justru hubunganku kandas dan berakhir dengan dua orang tersebut yang menikah. Wajar bukan jika sekarang aku merasa tidak suka atas kedatangan Rafli dan Mbak Chandra, aku tidak ingin hal yang pernah terjadi terulang kembali. Rafli tersenyum, membuat beberapa perawat yang memang diam-diam memang menyukai paras suamiku yang tampak semakin menawan dalam balutan seragamnya itu menunduk malu karena tersipu. Tangan besar dengan jam tangan yang kuberikan padanya sebagai hadiah anniversary pernikahan kami yang ketiga menyentuh puncak kepalaku dan mengusapnya. "Dia datang ke

