Keyna terus merenungkan ucapan Edwin yang baru saja pergi beberapa menit yang lalu. Ia belum bisa memberikan jawaban untuk pria itu, karena dirinya sendiri tidak tahu apa yang harus ia jawab. Ia juga memikirkan pernyataan Alex siang hari, dan kini Edwin datang sambil mengungkapkan niat untuk menikah dengannya. Meskipun Edwin akan menerima apapun keputusan yang telah ia buat, tapi ia belum bisa memutuskan pilihannya. Ia bingung harus mempertimbangkan antara Edwin, pria yang sudah menemani dirinya saat suka dan duka, bahkan ketika ia dan anaknya tidak diterima oleh orang lain. Atau Alex, ayah biologis putranya yang sudah mencampakkan dirinya sejak awal. "Aku tahu ini adalah pilihan yang sulit, tapi aku yakin pasti ada jawaban dengan pilihan yang terbaik. El, Mommy akan berusaha semaksimal m

