BANDIT 13

1397 Kata

Adis tersedak saat tiba-tiba Kevan mengejutkannya dengan menepuk pundaknya. "KEVAN!!" pekik Adis dengan bibir belepotan jus alpukat, Guru-guru sedang rapat dadakan, tiga anggota bandit juga sedang ada urusan mereka jadi Adis hanya sendirian di kantin sambil menunggu Adit dan yang lainnya. "Hehe sorry Dis, ngga sengaja gue" Kevan menyengir sambil mengacungkan jarinya membentuk V sign. "Ish, kalo gue tewas gimana?!" Ucap Adis mendramatisir, "Gue cium biar lo bangun lagi kayak di dongeng" goda Kevan, Wajah Adis memanas, bayangan saat Kevan mencuri ciuman pertamanya secara paksa kembali muncul, "AW AWW Dis ampuuun sakiit gue kan cuma bercandaa!!" Kevan meringis karena Adis menjewer telingannya dengan segenap hati. Adis melepas jewerannya, daun telinga Kevan nampak memerah. Kevan mengus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN