Part 44. Yes, It's You

1504 Kata

Acara siang itu berjalan dengan lancar. Para pengunjung cukup antusias dengan produk - produk yang ditawarkan, terlebih saat grand opening seperti ini, mereka memberikan promo berupa diskon khusus. Khafi dan Gen merasa tidak salah dalam memilih tempat ini sebagai cabang pertama mereka di Singapura. “Selamat ya Gen, Khafi. Sukses buat Neo.” ucap Rosemary sambil menjabat tangan keduanya. “Thank you, Rose. Tapi suara lo kaku amat sih.” celetuk Gen pada Rosemary. Rosemary kemudian tersenyum simpul seraya berkata dengan suara pelan, “Gue cuma berusaha profesional, Gen. Nggak enak dilihatin orang kalo sok - sok akrab gitu pas lagi acara resmi kayak gini.” “Ngopi?” tawar Gen pada kedua temannya yang langsung diangguki oleh keduanya. Mereka lalu berjalan menuju ke sebuah kafe yang berada tepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN