Part 18 Sheina terus memikirkan ucapan Rania tentang mantan mertuanya yang nyata-nyata membohonginya. Terutama Mamanya Allucard, yang pernah menghinanya dan bahkan menyuruhnya untuk menjauhi putranya. Jujur saja, Sheina masih mengingat semua kenangan itu, kenangan pahit yang sulit untuk ia lupakan begitu saja. Andai saja Sheina tidak membutuhkan Allucard, ia juga tidak mungkin kembali ke kota ini, terlebih lagi bertemu dengan mantan mertuanya. Namun sekarang perasaan ingin melindungi Allucard justru merasuk ke dalam hatinya, Sheina ingin tetap bersama lelaki itu dan menemaninya hingga tua. Karena jujur saja, Sheina masih sangat mencintainya, ia tidak benar-benar bisa melupakan lelaki itu dengan mudah. Sekarang posisi Sheina masih berada di ruang tamu, ia menunggu Allucard datang untuk m

