“Za…” ucap Risa di sela istirahat. Kami duduk di bawah kelapa sawit yang rindang di depan halaman depan sekolah. “Mmmm,” aku melihat seseorang yang menonjol sedang bermain sepak bola di lapangan depan sekolah yang cukup luas. “Kamu lihat Kakak yang itu, aku suka deh gayanya.” Risa menunjuk cowok yang sedang tersenynum menendang bola. Aku menatap Salsa yang tersenyum simpul dengan wajah tak percaya. “Bisa ngefans sama orang juga kamu?” tanyaku. “Bukan ngefans Mouza. Ngefans sama sekedar suka itu jelas beda.” “Sama ajalah, sama-sama mengagumi dari kejauhan.” Tak lama cowok yang ditunjuk Risa tadi merangkul cowok yang dari tadi sedang kuperhatikan. Oh.. ya, aku baru sadar kalau mereka berteman akrab dan sepertinya satu kelas. “Kamu lihat Kakak yang itu, kerennan juga yang itu.” Aku

