Turun

315 Kata

"Mouza, kamu ditanyain Pak Mubarak." ucap Risa dari depan pintu kelas. "Nah iya, aku kan mau ambil raport. Lupa gara-gara Salsa mojok." "Emang Salsa mojok sama siapa?" tanya Risa mendekati kami kepo. "Mojok sama Zul." "Huhaha. Eh ngomong-ngomong Weni liat ngak." ucap Risa penasaran. "Itu makannya kamu ketinggalan kereta. Ngak liat sih kamu wajah Weni yang asem banget." jawab Salsa. "Wah seru pasti tadi yah. Sayang sekali aku ngal lihat..." "Kamu sih sibuk PDKT sama Ali." ucapku. "Idih siapa juga yang PDKT sama Ali Amit-amit dah." "Eh, jangan bilang amit-amit. Suka beneran tahu rasa kamu. Lagian tadi kamu ngejar-ngejar Ali apa namanya kalau bukan PDKT." "Oh... Jadi Risa ngejar-ngejar Ali." Saut Salsa. "Enak aja, tadi gwa kejar karena mau ngegebukin dia." "Halah sama aja, ngejar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN