Dari teras rumah kulihat ada seorang cowok yang datang kerumah Sunar. Pakaiannya cukup rapi, ku pikir dia dandan abis sebelum bertemu dengan Sunar. Tidak lama Sunar dan cowok itu keluar dari rumah dan menaiki motor bebek yang dipakai cowok tadi. Lalu motor mereka berbalik dan Sunar menunjukku yang sedang duduk di teras. “Mouza, bilangin Bapak aku pergi dulu!” kata Sunar mendekatiku. “Emang mau kemana?” “Diajakin kerumahnya.” “Ohhh... emang Bapakmu kemana? Biasanya selalu ada dirumah.” “Aku juga ngak tahu. Pergi dulu ya.” “Ya.. oke.” Itu cowoknya Sunar, apa tidak terlalu dewasa untuk ukuran anak seusia kami. Ku tebak umur cowok itu di atas 25 tahun. Untuk tampang lumayan oke, dengan kulit sawo matang dan lumayan tinggi. Jika aku berdiri di sampingnya mungkin hanya sebatas bahunya.

