“Aku sudah tidak datang bulan.” Amanda mengatakannya sembari merekahkan senyuman. Senja menaikan kedua alis begitu mendengar ucapan Amanda. Mengapa gadis itu membeberkan informasi sensitif seperti ini? Dimana urat malunya? Senja benar-benar tidak mengerti. “Untuk apa kamu memberitahukan hal seperti ini?” Senja bertanya dengan nada ketus. Mendengarnya, Liona langsung mengerjapkan kedua mata. Benar juga, mengapa ia harus mengatakannya? Gadis itu langsung tergagap sembari memalingkan wajah ke arah lain, “Oh, maaf. Aku hanya merasa saat aku menstruasi, suasana hatiku selalu berubah-ubah. Sepertinya itu sedikit mengganggumu,” jelas Liona mencoba memberikan alasan yang logis. Namun yang jelas, bukan itu alasan yang sebenarnya. Senja menyembunyikan senyuman dengan cara memalingkan wajah sebent

