TZT-54

1933 Kata

Seorang gadis merasa kebingungan tatkala para siswa-siswi menatap dirinya dengan tatapan jijik. Sesekali, ia mencium ketiaknya yang sama sekali tak mengeluarkan aroma-aroma yang tidak sedap. Penampilannya hari ini pun sama seperti penampilan kemarin-kemarin. Hanya saja, kali ini ia mengucir rambut hitam panjangnya. Natasha mengulum senyum melihat seorang pemuda yang ia cintai berjalan ke arahnya. Kemudian, dibelakangnya terdapat si kembar juga. Mereka bertiga adalah orang yang selalu ada untuknya. Ia tak merasa seorang diri di dunia ini setelah keberadaan mereka di hidupnya. "Pagi..." ucapnya sambil tersenyum manis. "Nggak usah sok manis gitu lo!!! Dasar pelakor kecil!! Bisa-bisanya, lo ngerebut Bang Karel dari istrinya!!!" teriak Gavin mewakili sahabatnya. Ia tahu, jika Farel tak bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN