Senyum seorang gadis terukir saat bernyanyi bersama dengan anak-anak jalanan yang ditemuinya. Sejak siang, Erinna mengamen bersama mereka. Ia kembali melakukan hal yang sudah lama ditinggalkan. Setiap melihat mereka, Erinna merasa jika bukan dirinya saja yang menderita di dunia ini. Masih banyaknya orang yang lebih menderita darinya, namun tetap berusaha tegar menjalani takdir dari Yang Maha Kuasa. "Terimakasih." ucap Erinna pada seorang wanita yang memasukkan uang ke dalam kaleng yang dibawa oleh anak laki-laki bernama Rio. Rio dan dua adiknya bersorak-sorai melihat kaleng yang susah penuh akan uang recehan itu. Baru pertama kalinya, mereka bisa mendapat uang banyak dikarenakan keberadaan Erinna yang berhasil mengambil perhatian orang disekitar dengan suara merdunya. "Sekarang kita

